Tenanglah dalam Segala Kedamaian Hakiki

2:45:00 AM

"Kullu nafsin daaiqotulauut"
Sepenggal ayat Al-Quran, tak diragukan lagi
Benar adanya
Mungkin esok lusa kita yang mengalami
Inilah dunia, penuh dengan fana


Disepertiga malam ini aku masih terjaga
Sebelumnya, sedikit kabar duka
Nenek kritis
Serentak hati ini meringis
Menangis
Air mata terkikis habis


Kulantunkan "yaasiin" sendirian
Untukmu yang sedang menyimpan cobaan
Hanya ini yang bisa kulakukan
Apa daya, jarak yang terlalu menyiksa
Andaisaja aku ada disana
Akan kuelus keningmu, kulantunkan ayatNya
Sekali lagi, hanya jarak


"Tenanglah dalam segala kedamaian hakiki, sambut kasih sayang Allah dengan senyum terakhirmu"


Dimalam ini, satu dari jutaan makhlukNya telah berpulang. Dengan segala hasil yang dia toreh selama menapaki di tempat fana. Kita masih saja berleha dengan segala kebebasan yang ada.

Seakan hidup kekal, seakan tak kenal dengan maut yang kapan saja bisa menyapa.

"Mak Aliyah" begitulah aku biasa memanggilnya. Sosok perempuan yang kian dimakan usia, namun aku sayang padanya. Bagaimana tidak, dialah yang menganak emaskan aku diantara cucu-cucu yang lainnya. Kadang, ketika aku membentaknyapun dia hanya membalas dengan senyum mulia.

Maafkan aku Mak, aku tak bisa berbuat lebih seperti apa yang Mak perbuat kepadaku. 

Kini sosok perempuan tua itu benar-benar dimakan usia, direnggut oleh fana-nya dunia. Sepertinya terlalu banyak jika aku harus memamerkan kebaikanmu kepada orang banyak. Namun, aku disini hanya mampu mengharu biru dan kemudian air mata berjatuhan satu per satu.

Aku tak mampu berbuat banyak, tak banyak yang kulakukan untukmu. Bahkan untuk menunggumu di Rumah Sakit saja, bosannya tak terhingga. Untuk memijit saja pegalnya sudah tak terhingga. Aku hanya bisa tertunduk dengan segala penyesalanku.

Kau yang selalu bangga padaku, bahkan ketika orang jengah dengan segala kenakalanku kau tetap bangga. Ketika orang tuaku lelah dengan segala kenakalanku, kau masih tetap saja bangga.

Aku belum bisa apa-apa. Mendoakanmu saja, aku baru bisa ketika ragamu sudah tak bernyawa.

Inilah kehendak tuhan, yang kita tidak dapat melawannya. 

Untuk kalian, yang masih dikelilingi oleh utuhnya keluarga. Bersyukurlah, ungkapkan semua rasa sayangmu kepada mereka dan buat mereka bangga. Jangan biarkan waktu membuatmu menyesal nantinya.

Tenanglah dalam segala kedamaian hakiki, sambut kasih sayang Allah dengan senyum terakhirmu. 

You Might Also Like

13 komentar

  1. Innalillahi wainna ilaihi raaji'uun
    sabar ya bang dan ane turut berduka cita...
    semoga amal ibadahnya memudahkan jalan beliau menuju sisi allah swt. :D
    Keep smile bang :D

    ReplyDelete
  2. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.
    Allahummaghfirlaha war ham ha wa'afiha wa fuanha.
    Aamiin :'(

    ReplyDelete
  3. Badoot, turut berdukacita ya..Mak Aliyah-mu pasti lagi senyum-senyum tau cucu kesayangannya nulis buat beliau :')

    ReplyDelete
  4. innalillahi wa inna ilaihi rojiun..
    yang tabah yaa baang. smua yang terbaik pst yang allah lakukan.
    smoga amal ibadahnya di terima oleh allah swt. dan dilapangkan kuburnya.. amiin ya rabb...

    ReplyDelete
  5. innalillahi wa inna ilaihi roji'un...
    turut berduka cita ya badot ..
    jangan terlalu larut dalam kesedihan ya, biar 'Mak Aliyah' juga engga sedih :)

    ReplyDelete
  6. inalillahi wa inna ilaihi roji'un
    turut berduka cita bang
    semoga Beliau dapet tempat terbaik disisi Allah swt
    aamiin

    ReplyDelete
  7. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un...
    Sabar ya brow... semoga diterima di sisi-Nya dengan sebaik-baiknya. Keep praying, jangan sampe terputus ya...

    ReplyDelete
  8. Inalillahi wa inna ilaihi rojiun :')
    Yang sabar ya Badot, Semoga segala kebaikan Mak nya di dunia senantiasa menjadi rahmat bagi kebaikannya di akhirat. Amin.

    ReplyDelete
  9. Innalillahi..yg sabar ya Bang...semoga segala amal ibadahnya diterima Allah....

    ReplyDelete
  10. innalillahi. yang sabar ya a. mungkin ini jalan terbaik untuknya. turut berduka cita dan semoga dia diterima disisi Allah. amin :)

    ReplyDelete
  11. gue turut berduka cita bro :(
    semoga nenek lu di terima di sisinya :)

    ReplyDelete
  12. innalillahi wainnailaihi rojiun
    turut berduka cita bang semoga amal ibadahnya di terima di sisih Alloh amin.

    ReplyDelete

Terima kasih udah berkunjung ke blog gue yang gini-gini aja. Silahkan comment ya, kasih masukan juga ya biar kedepannya blog ini gak kebelakang.