Untuk Mereka yang Berkutat dengan Nasib

10:02:00 AM

Malam kian larut

Dirimu masih memungut
Sisa puing yang mungkin mengganjal perut
Lusuh dan kucel tidak begitu kau anut

Melihat, meringis dan sesekali pandangannya buta
Kenapa hidupnya tak seberuntung mereka
Kenapa nasibnya tak seperti mereka
Yang bahagia akan segala harta

Ada pelajaran yang begitu berharga
Ketika mereka tegar dalam menyibak lara
Pertahankan nafas untuk esok lusa
Dinanti keluarga yang mungkin menunggu merana

Selalu bersyukur
Tampaknya jauh dari rasa kufur
Namun disini...
Aku selalu mengukur
Tentang hidupku yang tak mujur

Maafkan aku Tuhan, aku belum pandai bersyukur

You Might Also Like

6 komentar

  1. Jempol kaki dah kalo mang yang satu ini udah merangkai kata mah.

    FYI, baca ini merinding dangdut masbro. hatur nuhun sudah mengingatkan. ini kayak sastra dalam dakwah heheh :))

    ReplyDelete
  2. Selalu Bersyukur dgn apa yang di punya itu emang masih sulit bang di tanemin dalam hati,sampek sekarang aku masih selalu ada kata ''andai'' kalo liat orang yang atas-atas.

    andai aku begini..!
    andai aku begitu..!
    andai aku begini-begitu..! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fitrah manusia, tamak dan serakah :)

      Delete
  3. bagus banget. kata-katanya indah masbro! btw udah punya pacar belom yah? :D

    ReplyDelete

Terima kasih udah berkunjung ke blog gue yang gini-gini aja. Silahkan comment ya, kasih masukan juga ya biar kedepannya blog ini gak kebelakang.